Penulis: Fauzan
Tebal: 196 halaman
Ukuran: 14 x 20 cm

SINOPSIS

Di tengah kehidupan modern yang bergerak serba cepat, ketenangan seolah menjadi sesuatu yang semakin sulit ditemukan. Notifikasi datang tanpa henti, pekerjaan menuntut perhatian, media sosial membuat kita terus membandingkan diri, sementara berbagai target hidup seakan tidak pernah selesai. Banyak orang terlihat baik-baik saja dari luar, tetapi sebenarnya sedang kelelahan menghadapi kebisingan yang berlangsung terus-menerus di dalam pikiran mereka. Buku ini hadir sebagai ruang untuk berhenti sejenak, melihat kembali kehidupan, dan menemukan ketenangan di tengah dunia yang tidak pernah benar-benar diam.

Menjadi Tenang di Tengah Dunia yang Bising mengajak pembaca memahami sumber kegelisahan, mengenali batas diri, menyusun kembali prioritas, serta membangun kebiasaan hidup yang lebih sadar. Berbagai pembahasan di dalamnya menyentuh persoalan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, mulai dari tekanan untuk selalu produktif, kecemasan menghadapi masa depan, kebiasaan membandingkan diri, ketergantungan pada gawai, hingga pentingnya menyediakan ruang hening untuk diri sendiri. Buku ini juga menghadirkan refleksi dan langkah-langkah praktis yang dapat diterapkan tanpa harus meninggalkan aktivitas dan tanggung jawab sehari-hari.

Pada akhirnya, ketenangan bukan berarti hidup tanpa masalah, melainkan kemampuan untuk tetap memiliki pusat ketika keadaan di sekitar terus berubah. Buku ini mengajak pembaca menyadari bahwa tidak semua hal harus dikejar, tidak semua suara harus didengarkan, dan tidak semua tuntutan harus dipenuhi. Sebab dalam kehidupan yang semakin bising, kemampuan untuk menjaga pikiran tetap jernih dan hati tetap tenang adalah salah satu bentuk kekuatan yang paling berharga.